Senin, 29 Desember 2025

 SYIRIK MODERN

1. Syirik Epistemologis

(Syirik dalam sumber kebenaran)

Definisi : Menjadikan selain wahyu sebagai sumber kebenaran tertinggi dan mutlak, sehingga menafikan Allah sebagai al-Ḥaqq.

Contoh

  • Menganggap sains empiris satu-satunya kebenaran
  • Menolak wahyu karena dianggap “tidak rasional”
  • Menilai halal–haram hanya dengan logika manusia

Tokoh & gagasan

  • Ismail Raji al-Faruqi
  • Syed Muhammad Naquib al-Attas

Bukan berarti sains = syirik, tetapi absolutisasi sains yang dipermasalahkan.

 

2. Syirik Ontologis

(Syirik dalam hakikat keberadaan)

Definisi : Meyakini adanya realitas yang berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada Allah.

Contoh

  • Alam dianggap abadi dan mandiri
  • Hukum alam bekerja tanpa kehendak Tuhan
  • Paham materialisme murni

Ulama yang membahas

  • Fazlur Rahman
  • Hasan Hanafi (dalam kritik teologi klasik)

Ini bentuk syirik filosofis, bukan selalu disadari sebagai ibadah.

 

3. Syirik Sosial-Struktural

(Syirik dalam tatanan sosial dan kekuasaan)

Definisi : Menjadikan struktur, sistem, atau kekuasaan manusia sebagai otoritas tertinggi yang menyingkirkan nilai ilahiah.

Contoh

  • Negara atau ideologi dianggap tak boleh dikritik
  • Hukum manusia diikuti meski bertentangan dengan nilai ilahi
  • Kultus tokoh politik atau pemimpin agama

Tokoh

  • Sayyid Qutb
  • Muhammad al-Ghazali (Mesir)

Ini analisis normatif-kritis, bukan vonis kafir.

 

4. Syirik Psikologis-Eksistensial

(Syirik dalam ketergantungan batin)

Definisi : Ketergantungan total hati kepada selain Allah dalam:

  • rasa aman
  • harga diri
  • makna hidup

Contoh

  • Harta sebagai sumber rasa aman mutlak
  • Popularitas sebagai tujuan hidup
  • Ketakutan berlebihan pada manusia

Ulama

  • Yusuf al-Qaradawi
  • Toshihiko Izutsu (analisis semantik Qur’an)

Dalil pendukung:

“Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan...”
(QS. Al-Baqarah: 165)

 

5. Syirik Teknologis

(Syirik dalam ketergantungan modern)

Definisi : Menjadikan teknologi sebagai:

  • penyelamat mutlak
  • penentu nasib
  • sumber makna hidup

Contoh

  • Percaya teknologi pasti menyelesaikan semua masalah manusia
  • Hilangnya tawakal karena “data dan algoritma”

Ini bukan syirik fiqih klasik, tapi penyimpangan tauhid kesadaran.

 

6. Syirik Budaya dan Tradisi

(Syirik karena taklid kolektif)

Definisi : Menjadikan budaya sebagai standar absolut meski bertentangan dengan tauhid.

Contoh

  • Ritual adat diyakini membawa keselamatan
  • Pantangan budaya dianggap menentukan nasib

Tokoh

  • Rasyid Ridha
  • Nurcholish Madjid

 

Tabel Ringkas

Jenis Syirik      : Contoh Nyata

Epistemologis : Wahyu ditolak

Ontologis        : Alam mandiri

Sosial              : Kultus kekuasaan

Psikologis        : Harta = rasa aman

Teknologis      : Algoritma = penentu

Budaya            : Tradisi absolut

 

 

Catatan Metodologis Penting

Ulama akademik menegaskan:

  • Tidak semua ini otomatis syirik akbar
  • Banyak bersifat:
    • penyimpangan tauhid
    • potensi syirik
  • Tujuannya tashḥīḥ al-wa‘y (meluruskan kesadaran), bukan takfīr

 

Kesimpulan

Menurut ulama akademik kontemporer: Syirik tidak hanya terjadi di altar ibadah, tetapi juga di pusat kesadaran manusia modern.

Tauhid bukan sekadar ucapan, tetapi cara melihat realitas, kekuasaan, ilmu, dan makna hidup.

 

Tidak ada komentar: